15 Apr 2010

Sincerity of a Friend


Dari awal, gue ga pernah ngerasa kalo mereka (autiese) adalah orang-orang yang akan mendampingi hidup gue selama menginjakan kaki di bangku perkuliahan. Dulu, ga pernah sedikitpun gue ngerasa kalo bisa atau akan nemuin yang namanya "sahabat" di gedung ini (nunjuk perbanas). Yang gue tau, dunia perkuliahan, adalah dunia yang dimana-mana segala sesuatunnya serba "sendiri". yang kasarnya, tinggak ke egoisan tinggi sekali di masa-masa ini. Pikir gue, "Yaudahlah yaaa, kepompongers gue SMA udah cukup lah jadi orang-orang terdekat gue!!!!". Semester saru, dua, tiga, berjalan seperti biasa. Layaknya bergaul dengan teman-teman biasa lainnya. cuma beda nya kalo makan, ke kelas, or apapun yang masih dilakukan di lingkungan kampus, anak-anak ini (yang sekarang namanya autiesers ini) masih jalan bareng2. even jalan barengm ga satupun curhatan yang berbau-bau percintaan, keluarga, or apalah yang sekiramya sedikit sensitif, bisa semudah itu gue share sama mereka. So, sejauh itum mereka masih lah "teman" dimata gue dan bukan "sahabat". Sampe akhirnya kita memutuskan buat sekedar lepas penat ke berbagai tempat, dari puncak, anyer, bogor, mall-mall,

salon, dan berbagai macam tempat lah yang semakin lama semakin mempererat hubungan kita, berjalan nya waktu, kita semakin sadar kalo tanpa terfikirkan, kita saling terikat satu sama lain. semakin timbul yang nama nya "CARE" antara satu sama lain. lebih dari sekedar sahabat. Mereka lebih dari sekedar sahabat buat gue, mereka layak di sebut "Saudara". Tuhan menganugrahkan sosok yang sifat nya, cukup berbeda dari sahabat-sahabat gue yang udah kenal gue lebih lama dari gue mengenal meraka-mereka ini.Tapi, siapa bilang ga ada kerikil. beeuuhh, sering banget itu mah.. tapi ga ada yang lebih juara, dari perang kali ini. Perang masalah nomer pas pengajuan outline. LOL :) seminggu pada ga tegor-tegor an, main sindir2an, dari mulai twitter, facebook, bbm, or apapun lah. tapi, secara sadar kita tau, klo yang bikin siasana makin runyam yah kita sendiri. sampe akhirnya, kemarin, tepatnya tanggal 14 April 2010. di bukalah tuh sidang paripurna. dimana semua harus mengeluarkan segala unek-unek nya. Eiittssss... (ampe ada yang mewek-mewekan lohhh) hihihihi.. Thanks Lord, it was Done.. Semua clear, dan saling memafkan satu sama lain. hmmmm. lega banget loh gue. hha. Singkat cerita, semua persahabatan akan indah bila di dasari ketulusan. And we start it right now. Ga akan pernah ada kata terlambat, untuk memulai segala sesuatu yang baik.




Shela magdalena, 15 April 2010.
21:40 - bedroom

Tidak ada komentar: